Australia Buat Aturan Agar Facebook dan Google Bayar Konten Berita

Australia Buat Aturan Agar Facebook dan Google Bayar Konten Berita

Australia Buat Aturan Agar Facebook dan Google Bayar Konten Berita– Australia berencana untuk membuat regulasi baru yang membuat sejumlah perusahaan teknologi membayar kompensasi pada setiap konten dalam platform berita pada negaranya. Pada hari Pemerintah Australia sudah melakukan pematangan aturan baru tersebut untuk melindungi para jurnalis lepas. Salah satu perusahaan teknologi besar yang akan terdampak dari aturan ini adalah Facebook dan Google.

images?q=tbn:ANd9GcSzw7mWKtjoDXkEsGGD1d5Cjk6Cq7FIsX RGw&usqp=CAU - Australia Buat Aturan Agar Facebook dan Google Bayar Konten Berita

Pemerintah tetapkan aturan media baru di Australia

Melansir dari http://rebekahdeecams.com/ sudah mematangkan agenda untuk mengajukan kebijakan baru agar Facebook dan Google memberikan kompensasi terhadap berita dari Australia. Proposal hukum ini rencananya akan mengajukan ke parlemen pada minggu ini sesuai dengan kesepakatan bersama dengan dua perusahaan teknologi besar tersebut, mengkutip dari RT. Menurut Departemen Keuangan Australia, Josh Frydenberg mengatakan pada reporter bahwa. Ini merupakan reformasi besar pertama pada dunia dan dunia sedang melihat apa yang terjadi pada Australia. Legislasi didesain untuk memastikan aturan-aturan mengenai dunia digital mencerminkan aturan pada dunia nyata.

Berfungsi memberikan keadilan bagi perusahaan media dan jurnalis lepas

Regulasi baru dan pertama kali menerapkan pada dunia ini berfungsi untuk melindungi para jurnalis independen pada Australia. Pasalnya hingga kini hampir seluruh negara. Bergantung pada iklan langsung dari perusahaan sosial media dan mesin pencari terbesar pada dunia tersebut. Akibatnya kedua perusahaan besar tersebut terus haus akan berita sebagai sumber pendapatan mereka, tapi justru berdampak pada menutupnya dan kurangnya pekerjaan, akan melansir dari Al Jazeera. Nantinya regulasi ini akan menyeepakati oleh beberapa perusahaan media di Australia termasuk Australian Broadcasting Corporation (ABC) dan pihak swasta seperti News Corp, Nine Entertainment dan SBS.

Mendapat penolakan dari Facebook dan Google

Facebook sudah melakukan protes terkait aturan baru ini melalui postingannya pada bulan Agustus lalu. Perusahaan sosial media tersebut mengungkapkan apabila bisa saja terjadi ketidak adilan yang membuat pihak publisher menarik upah semau mereka. Bahkan mereka sempat mengancam untuk memblokir berita asal media Australia untuk memublikasikan berita mereka melalui Facebook dan Instagram. Apabila legislasi ini merubah dalam hukum. Namun Facebook akhirnya mau untuk menilik kembali regulasi ini dan bekerja sama dengan parlemen untuk membantu perusahaan media pada negaranya.