Apple Tunda Produksi iPhone 12

Apple Tunda Produksi iPhone 12

Apple Tunda Produksi iPhone 12 Imbas Corona

Apple Tunda Produksi iPhone 12 Imbas Corona – Penundaan peluncuran iPhone 12 yang dijadwalkan meluncur pada September 2020 akhirnya terkuak. Hal ini karena kegiatan produksi perangkat ponsel-ponsel iPhone terganggu pandemi virus corona.

Menyoal tampilan, iPhone 12 bakal memiliki ukuran layar 5,4 inci, 6,1 inci dan 6,7 inci, menggunakan layar OLED dan mendukung konektivitas 5G Selain itu, dua varian iPhone 12 dikabarkan juga bakal memakai cipset Apple A14 SoCs.

Selain iPhone 12, Apple disebut bakal segera membuka pemesanan dua perangkat ponsel terbaru mereka yaitu iPhone 9 dan iPhone ‘murah’ yang disebut SE.

Melansir Notebook Check, Apple bahkan mengubah nama iPhone SE menjadi iPhone SE 2. Seperti bocoran spesifikasi sebelumnya, iPhone SE 2 bakal menggunakan dapur pacu yang sama dengan trio iPhone 11 yaitu prosesor A13 Apple.

Prosesor A13 Apple merupakan generasi kedua chipset A11 Bionic yang dibenamkan pada iPhone 8. Prosesor ini dapat memungkinkan pengguna untuk menikmati fitur Apple Arcade dan AR (Augmented Reality).

Menyoal harga ponsel, iPhone SE 2 disebut bakal dibanderol US$399 atau sekitar Rp6,5 juta (US$1 – Rp16.522). Sementara harga iPhone 8 yang saat ini di pasaran ialah US$449 atau Rp7,4 juta.

Spesifikasi kamera pada perangkat ponsel baru Apple yaitu iPhone 12 disebut bakal menyematkan sensor pemindai LiDAR. Hal ini berasal dari bocoran salah satu penggiat gadget lewat akun media sosial di Twitter.

Pemindai LiDAR (Light Detection and Ranging) merupakan teknologi optik penginderaan jarak jauh untuk mengukur jarak. Sensor yang digunakan akan menembakkan laser dan jarak bakal diukur dari berapa lama laser tersebut memantul kembali ke sensor.

Pemindaian menggunakan LiDAR bisa digunakan

Penerapan lebih lanjut, pemindaian menggunakan LiDAR bisa digunakan untuk memetakan bentuk permukaan Bumi. Selain sensor LiDAR, akun @choco_bit juga mencuitkan bahwa Apple menyiapkan dua varian ponsel yaitu iPhone 12 Pro dan 12 Pro Max.

Hal itu terjadi lantaran hampir seluruh komponen iPhone yang didistribusikan di seluruh dunia diproduksi oleh Hon Hai Precision Industry Co., Ltd atau Foxconn yang berada di Kota Zhengzhou, China dilansir Daftar IDNPoker Pulsa.

Setelah diumumkan pandemi corona, Apple terpaksa merumahkan sebagian besar karyawannya di negara terdampak corona. Kondisi itu membuat bisnis Apple merosot, hal itu karena terhambat aturan social distancing atau pembatasan sosial yang diterapkan di sejumlah negara.

Sampai saat ini perusahaan mengantisipasi permintaan pasar AS, China dan Eropa yang merupakan pasar terbesar iPhone.

Sebelumnya peluncuran iPhone 12 dan iPhone SE direncanakan berdekatan atau jeda waktu empat bulan saja. iPhone SE generasi kedua dijual pre-order pada Jumat di Amerika Serikat (AS) dengan harga mulai dari US$399 atau sekitar Rp6,2 juta.

Dilansir The Verge, Senin Apple terkendala pasokan komponen akibat pandemi corona mulai awal 2020. Hal ini membuat rencana bisnis Apple di global ‘berantakan’.

Padahal, rumor beredar Apple akan memperkenalkan empat model iPhone baru akhir tahun ini, semuanya dengan layar OLED 5,4, 6,1, atau 6,7 inci, selain iPhone SE genersia kedua.

Sebelumnya diberitakan produksi iPhone terganggu akibat virus Corona yang terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Namun, karena wabah Covid-19 belum bisa ditebak kapan mereda, perusahaan akhirnya mengulur waktu perilisan iPhone 12 sampai tahun depan atau sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *