Bangun Brand Equity Tengah Perkembangan Teknologi

Bangun Brand Equity Tengah Perkembangan Teknologi

Namun tengah pandemik COVID-19, pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Digitalisasi bisnis yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik kini terus bertambah. Maka Indonesia saat ini ada 62 juta unit usaha yang bersiap untuk masuk ke ranah digital.

Bangun Brand Equity Tengah Perkembangan Teknologi 1 - Bangun Brand Equity Tengah Perkembangan Teknologi

 

Caranya pun sangat mudah, hanya dengan membayar paling sedikit Rp15 ribu, sebuah brand sudah dapat berkomunikasi dengan pasar,” ujar Founder and Owner Gambaran Brand, Arto Soebiantoro, dalam webinar Branding Awards Menurut http://lastmenandovermen.com/.

Platform digital hanya tools untuk menyampaikan satu brand ke konsumennya

Melansir dari http://94.237.75.85 tengah perkembangan teknologi digital, semua brand berpikir teknologi digital menjadi satu-satunya solusi. Padahal, menurut Arto, platform digital hanya tools untuk menyampaikan satu brand ke konsumennya. Sementara itu, konsumen dapat banyak informasi, cenderung akan menolak produk yang tidak penting atau tidak ada relevansi dengan kebutuhan konsumen.

Seperti yang melakukan media sosial Debellin, brand terkemuka yang menawarkan produk cookware dengan teknologi granite coating Greblon dari Jerman, yang memperkenalkan produknya dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook dan Youtube, untuk menyebarkan edukasi dan kesadaran pentingnya masakan rumah dan memilih alat masak yang tepat untuk menunjang kesehatan.

Memanfaatkan platform digital untuk melakukan webinar dan edukasi menarik

Adapun brand seperti Entrasol kenal sebagai produk susu untuk tulang, yang menyasar segmen dewasa dan lansia, memanfaatkan platform digital untuk melakukan webinar dan edukasi menarik soal Entrasol dan kehidupan jangka panjang. Entrasol melakukan live Instagram untuk lebih bisa langsung memasuki pasar dan mendapatkan respons langsung dari konsumen.

rand yang raih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award

Maka ketahui, penyelenggaraan Indonesia Digital Popular Brand Award Fase 3. Merupakan hasil dari riset ke-23 yang melakukan kepada 150 kategori produk dan lebih dari 1.000 brand teriset ke Indonesia pada bulan Mei-Juli. Adapun parameter penilaian.

Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia dan penggagas Indonesia Digital Popular Brand Award. Menjelaskan bahwa dari riset yang melakukan TRAS N CO Indonesia bekerja sama dengan IMFocus Digimarketing Consultant Certified Google Partner.