Bantah Ada Pawai saat Pandemi

Bantah Ada Pawai saat Pandemi

Banyak Moge di Jalan Polisi Bantah Ada Pawai saat Pandemi

Banyak Moge di Jalan Polisi Bantah Ada Pawai saat Pandemi – Kepolisian menyatakan tidak ada kegiatan pawai motor gede (moge) pada Minggu. Klarifikasi ini dinyatakan usai muncul foto yang menampilkan sejumlah motor berkapasitas mesin besar melintas di ruas jalan Jakarta.

“Pawai moge tidak ada, tetapi tadi pagi ada peningkatan jumlah komunitas sepeda motor dan komunitas sepeda yang melaksanakan kegiatan,” kata Sambodo kepada Poker IDN Play Online, Minggu.

Namun, tak semua pengendara motor mengikuti imbauan polisi untuk berhenti. Sebagian besar justru langsung melarikan diri.

“Selama jam 7 sampai jam 9 pagi itu kurang lebih ada 20 motor yang diberhentikan, tapi selektif, tidak semua motor diberhentikan, dia ngebut iring-iringan baru kita berhentikan,” tutur Argo.

Dalam video yang beredar, diketahui hanya dua pemotor saja yang berhenti. Sedangkan sisanya, menurut Argo, tidak kembali meski kepolisian telah meminta yang bersangkutan untuk memanggil rekan-rekannya yang lain.

Sambodo menegaskan bahwa tak ada kegiatan pawai moge di tengah pandemi virus corona saat ini dan hanya merupakan kegiatan komunitas saja. “Iya (hanya kegiatan komunitas),” ujarny.

Polisi menghentikan aksi kebut-kebutan sejumlah pengendara motor sport di Jalan Pattimura, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kepala Satuan Pengamanan dan Pengawalan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Argo Wiyono mengatakan kejadian itu terjadi pada Minggu.

Merujuk pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020 tentang sanksi pada pelanggar PSBB, maka kegiatan di luar ruangan dengan jumlah lebih dari lima orang bisa dikenakan sanksi.

Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020

Sanksi tersebut berupa teguran tertulis, kerja sosial sarana fasilitas umum dengan memakai rompi, hingga denda sebesar Rp100 ribu hingga Rp250 ribu.

Sambodo mengingatkan kegiatan berkumpul di luar ruangan tidak boleh dilakukan lebih dari lima orang selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku di Jakarta.

“Jadi kejadiannya hari Minggu kemaren, pagi-pagi, jadi Minggu pagi selalu ada kerawanan motor yang ngebut sepanjang Jalan Pattimura itu,” kata dia, saat dihubungi, Senin.

Disampaikan Argo, lokasi tersebut merupakan salah satu pos penjagaan anggota Patwal. Sebab, di lokasi itu kerap dijadikan sebagai lokasi kebut-kebutan para pengendara sepeda motor.

Unggahan itu memperlihatkan iring-iringan motor sport berkecepatan tinggi yang kemudian melambat begitu ada operasi polisi. Sebagian besar tampak seperti motor Kawasaki Ninja RR dan Honda CBR.

Perekam video yang diduga salah satu anggota konvoi menyetop kendaraannya sesuai arahan petugas. Namun, sebagian besar menghindari petugas dengan tetap mengebut di sela-sela antara trotoar dan polisi. Alih-alih menyetop, petugas memilih menghindari tabrakan.

Argo mengungkapkan saat kejadian pada Minggu kemarin, setidaknya ada sekitar 20 kendaraan motor sport yang melakukan aksi kebut-kebutan.

Meski demikian Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengakui terdapat peningkatan kegiatan komunitas sepeda motor pada Minggu pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *