Binmas Noken Polri Ajarkan Masyarakat Jayawijaya Cara Bercocok Tanam

Binmas Noken Polri Ajarkan Masyarakat Jayawijaya Cara Bercocok Tanam

Binmas Noken Polri Ajarkan Masyarakat Jayawijaya Cara Bercocok Tanam

Binmas Noken Polri Ajarkan Masyarakat Jayawijaya Cara Bercocok Tanam – Kepala Unit (Kanit) Pertanian Binmas Noken Polri, Iptu Maruf Suroto, didampingi sembilan anggotanya mengunjungi lahan pertanian masyarakat Wamena, Papua.

Dalam kunjungan tersebut, Binmas Noken juga memberikan pelatihan cara Daftar Kiss918 bercocok tanam yang benar di Kampung Honailama Dua, Wamena.

Saat dikofirmasi terkait dengan kegiatan Binmas Noken Polri tersebut, Kanit Pertanian, Ipda Maruf Suroto menjelaskan, kehadiran ia dan anggotanya untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat Jayawijaya terkait dengan cara bercocok tanam yang benar agar nantinya hasil panen yang didapatkan lebih maksimal.

“Kami tidak hanya memberikan materi, namun kami juga mengajak masyarakat untuk melakukan praktek secara langsung bagaimana cara bercocok tanam yang benar. Pada pelatihan dan praktek kali ini, kami mencoba bersama masyarakat menanam bibit jagung manis dan bibit semangka,”tutur Ipda Maruf.

Dikatakan, pihaknya juga memberikan pelatihan di Kampung Honai Dua Lama. Di Kampung Yagara, warga sudah menyiapkan lahan untuk diolah, namun minimnya pendampingan.

“Sekarang dengan semangat dan kemauan kerja yang luar biasa mereka dengan serius mengikuti palatihan yang kami berikan,”katanya

Ipda Maruf pada kesempatan tersebut juga mengajak warga agar lebih peduli, mulai dari hal terkecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, demi keberlangsungan bersama.

Selain dari pelatihan cara bercocok tanam tersebut, tim Binmas Noken juga mencoba alat industri manual pengupas kopi di Kampung Yagara dan hasilnya sangat luar biasa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tim Binmas Noken juga melakukan kegiatan Polisi Pi Ajar di sekolah. Dalam kegiatan tersebut tampak wajah cerah dan penuh gembira dari anak-anak sambil bermain dan mendongeng. semoga yang kita berikan ini bermaanfaat untuk masyarakat kedepannya, Dan bisa menerapkan dengan serius materi-materi yang sudah kita terapkan.

“Kami juga memberikan oleh-oleh berupa bulu kasuari yang dibawah dari Merauke kepada Bapak Maximus Lany untuk dimanfaatkan sebagai kelengkapan adat/budaya. Dan kepada anak-anak, juga kami memberikan bantuan olahraga”, kata Ipda Maruf.