Google Hapus Jutaan Ulasan TikTok

Google Hapus Jutaan Ulasan TikTok

Google Hapus Jutaan Ulasan Untuk Naikkan Rating TikTok

Google Hapus Jutaan Ulasan Untuk Naikkan Rating TikTok – Google menghapus lebih dari satu juta ulasan pada daftar aplikasi TikTok di Play Store. Jumlah ulasan TikTok turun dari semula sebanyak 28 juta menjadi 27 juta.

Penghapusan ulasan pertama kali diketahui dari unggahan pengguna Twitter bernama Norbert Elekes. Dia menyampaikan bahwa Google menghapus lebih dari satu juta ulasan pada daftar aplikasi TikTok yang kemudian menghasilkan lompatan rating dari 1,2 menjadi 1,6.

Melansir India Today, Google telah menghapus sekitar lima juta ulasan pengguna sejak minggu lalu. Sebab, jumlah ulasan TikTok saat ini hanya sebanyak 22 juta dengan rating 1,5.

“Jika ada dua pilihan antara membawa kebaikan dengan silaturahmi, dan mencegah kematian dengan tidak mudik, maka pilihlah yang kedua dan tidak memberikan penularan. Selamat mudik digital, selamat mudik melalui teknologi,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Penghapusan ulasan itu diketahui membuat rating IDN Poker 77 Asia di Play Store meningkat, dari semula 1,2 menjadi 1,6. Sedangkan di App Store, rating aplikasi tersebut masih 4,8.

Hingga kini, Google tidak memberikan alasan resmi terkait tindakannya menghapus ulasan yang berdampak pada kenaikan rating TikTok di Play Store. Kuat dugaan, tindakan itu dalam rangka untuk meningkatkan rating aplikasi tersebut.

Eetika peringkat TikTok berada pada titik terendah sepanjang masa, Elekes yang mengabarkan terjadi penghapusan ulasan menulis “India akan menghancurkan dua hal viral: – Coronavirus, – TikTok”.

Penurunan rating TikTok di Play Store

Melansir The Quint, penurunan rating TikTok di Play Store diduga terkait dengan perselisihan antara bintang TikTok dan influencer YouTube. Akibat hal itu, peringkat aplikasi telah turun dari 4,9 di Play Store awal tahun ini menjadi 1,2 dan naik menjadi 1,6 setelah intervensi Google.

Berdasarkan data “Digital 2020: Indonesia” dari Hootsuite, terdapat 171 juta pengguna mobile internet dan jumlah ini cenderung meningkat selama pandemi Covid-19. Aplikasi berbagi video singkat itu saat ini memiliki lebih dari 1,5 miliar unduhan dan lebih dari 800 juta pengguna aktif.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 bentukan Presiden Joko Widodo bekerja sama dengan TikTok dalam meluncurkan kampanye mudik online. Kampanye ini diluncurkan untuk mendukung kebijakan pemerintah mengenai larangan mudik pada lebaran 2020 atau Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Mudik memang sudah menjadi tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk merayakan Idul Fitri. Akan tetapi, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik untuk menekan penyebaran virus Covid-19 lastmenandovermen.com

“Program #MudikOnline dengan TikTok merupakan salah satu upaya dalam memberikan solusi yang kreatif, sehingga masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarganya di kampung halamannya dan merayakan hari raya Idul Fitri, meskipun tetap melakukan physical distancing,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo dalam keterangan resmi, Senin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *