Netflix Baikan dengan Telkom Group

Netflix Baikan dengan Telkom Group

Netflix Baikan dengan Telkom Group

Netflix Baikan dengan Telkom Group – Telkom Group kembali membuka akses Netflix dengan harga paket langganan Netflix bervariasi. Pengguna Telkomsel dan Indihome bisa menikmati streaming film dan tayangan TV dengan rentang harga Rp49.000 hingga Rp169.000 per bulan.

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menyampaikan pembukaan akses Netflix ini merupakan apresiasi Telkom seiring komitmen Netflix untuk mengikuti sejumlah penyesuaian di pasaran Indonesia.

Telkom Group akhirnya membuka blokir atas layanan video on demand Netflix per Selasa 7 Juli 2020.

Dengan membuka akses atas Netflix, pengguna internet di jaringan IndiHome, Telkomsel, dan wifi.id bisa menikmati tayangan-tayangan Netflix.

Pembukaan blokir Netflix dilakukan 4 tahun sejak kehadiran layanan VOD asal Amerika Serikat ini ke Tanah Air, 27 Januari 2016 silam.

Pada awal kehadirannya, Netflix langsung diblokir Telkom Group gara-gara dianggap memuat konten yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan dan persoalan izin usaha yang belum dimiliki Netflix.

“Kami memblokir Netflix karena tidak memiliki izin dan memuat konten yang tidak diperbolehkan. Kami ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN), harus menjadi contoh dan menjunjung tinggi Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI) dalam berbisnis,” kata Direktur Consumer Telkom Dian Rachmawan, kala itu.

Dian mengatakan, di luar negeri Netflix bekerja sama dengan beberapa operator namun tidak di Indonesia. Padahal menurutnya, jika bekerja sama dengan operator lokal, Netflix akan banyak mendapatkan manfaat.

Pemblokiran Netflix oleh Telkom Group yang memiliki jumlah pelanggan internet terbanyak di Indonesia lewat IndiHome, Telkomsel, hingga Wifi.id membuat warganet pun mengecam.

Pemblokiran Netflix Ramai

Namun selain kecaman, keputusan Telkom Group memblokir Netflix ini juga didukung oleh sejumlah pihak. Menurut Masyarakat Telematika (Mastel), layanan untuk masyarakat harus memiliki landasan hukum yang pasti.

Meski demikian, keputusan Telkom Group memblokir Netflix ini tidak diikuti oleh operator telekomunikasi lainnya.

Isu tentang pemblokiran Netflix oleh Telkom Group tetap hangat selama empat tahun terakhir. Pada 2017 misalnya, Telkom menyebut siap membuka akses Netflix asal layanan VOD itu mematuhi ketentuan dan aturan yang berlaku di Indonesia, termasuk soal sensor. Namun hingga 6 Juli 2020, layanan Netflix tak kunjung dibuka.

Upaya pembicaraan antara operator pelat merah dan Netflix tampaknya sudah dilakukan bertahun-tahun, namun belum mencapai kata sepakat. Kendati begitu, beberapa kali pelanggan IndiHome mengaku bisa menonton tayangan Netflix menggunakan internetnya.

Baru pada Juni-Juli 2020 ini, para petinggi Telkom Group dan Telkomsel pun berkali-kali memberikan bocoran bahwa dalam waktu dekat Telkom Group akan membuka akses Netflix.

Bocoran dari Bos Telkomsel

Bocoran bahwa Netflix segera bisa diakses oleh pengguna Telkomsel bahkan disebutkan sendir oleh Dirut Telkomsel Setyanto Hantoro pada 11 Juni 2020.

Saat itu dia mengatakan, blokir Netflix akan dibuka dalam beberapa minggu ke depan. Setyanto mengungkapkan, pemblokiran bisa dicabut karena Netflix sudah banyak berubah, dalam hal parental control hingga kebijakan take down konten.

“InsyaAllah dalam hitungan minggu,” kata Setyanto.

Terbukti, 7 Juli 2020, Telkom Group akhirnya resmi membuka akses Netflix. Dengan begitu, para pengguna internet dari Telkom Group, mencakup IndiHome, Telkomsel, dan Wifi.id pun bisa menonton tayangan Netflix.

Kabar ini pun disambut dengan suka cita oleh pengguna internet di media sosial.