Warga Sipil Jadi Korban Penusukan

Warga Sipil Jadi Korban Penusukan

Warga Sipil Jadi Korban Penusukan

Warga Sipil Jadi Korban Penusukan, – Polda Metro Jaya menyebutkan ada warga di Kampung Melayu, Jakarta Timur yang menjadi korban penusukan saat Polsek Ciracas diserang oknum TNI pada Sabtu. lalu. Kedua warga tersebut berinisial IS dan MH.

“Kita ketahui memang pada tanggal 29 Juli itu ada kejadian di Kampung Melayu di bawah jembatan. Ada dua korban, pertama inisial IS. Ini sudah dilakukan perawatan di Kramat Jati saat itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

1. Dua korban sudah buat laporan

Yusri menjelaskan bahwa korban IS sudah menjalani pengobatan di rumah sakit Polri Kramat Jati dan telah membuat laporan. Hal yang sama juga telah dilakukan MH, yakni membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Timur, namun dia masih dirawat di rumah sakit.

2. Pemeriksaan belum dilakukan karena ada beberapa kendala

Melansir dari lama http://dewitogel.live, Yusri menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya belum bisa memeriksaan dua korban tersebut. Alasannya adalah karena MH masih dirawat, sedangkan IS sudah pergi ke luar kota dan hingga saat ini belum kembali.

“Kita sudah minta lakukan pemeriksaan tapi yang bersangkutan (IS) belum kembali ke Jakarta. Kedua, inisial MH, kemarin sudah kita panggil lagi, tapi karena yang bersangkutan masih dirawat dan penyampaiannya ke Polres Jakarta Timur, ia minta waktu karena masih sakit,” kata dia.

3. Belum bisa dikaitkan dengan kasus penyerangan Polsek Ciracas

Dua korban ini, kata Yusri belum bisa dikaitkan dengan rangkaian penyerangan Polsek Ciracas. Karena pemeriksaan saja belum dilakukan.

“Ditanya keterkaitannya, kita masih belum bisa memastikan keterkaitannya. Karena kita belum memeriksa ke para korban dan saksi untuk kita harapkan klarifikasi,” kata dia..

Polsek Ciracas diserang oleh ratusan orang pada Sabtu, 29 Agustus 2020. Kejadian ini bermula dari adanya yang disebarkan oleh Prada M Ilham. Kala itu dia mengaku dikeroyok. Dengan adanya kasus ini POM TNI akhirnya turun tangan dan 29 prajurit TNI AD dan lima prajurit TNI AL sebagai tersangka penyerangan Polsek Ciracas.